Silahkan cari

Selasa, 21 November 2017

Kondisi Umat Islam di Akhir Zaman




Kondisi Umat Islam di Akhir Zaman
“Hampir tiba masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanannya.” maka seseorang bertanya “Apakah karna sedikitnya jumlah kita?” Nabi SAW. menjawab “Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti buih mengapung. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian penyakit Al-Wahn.” Seseorang bertanya “Ya Rasulullah apakah Al-Wahn itu? Nabi SAW. bersabda “Cinta dunia dan takut akan kematian”. (HR. Abu Dawud 3745).

Dalam hadis di atas Rasul telah mengabarkan kepada kita 14 abad yang lalu bahwa akan datang masanya umat Islam begitu banyak jumlahnya bagaikan buih di lautan. Akan tetapi pada masa itu umat Islam layaknya seperti makanan yang menjadi rebutan para pemangsa, beginilah keadaan umat Islam yang digambarkan Rasul pada akhir zaman, zaman yang dimana umat Islam jadi bahan rebutan, rampasan, dan dikuasai musuh-musuh Allah.
Jika kita menelusuri wilayah-wilayah Islam saat ini kita akan mendapati kondisi umat Islam sangat memprihatinkan. Telah banyak media yang menyajikan keadaan umat Islam di belahan bumi, mulai dari kasus diskriminasi, kekerasan, kelaparan, penindasan, pembantaian, perpecahan bahkan perang saudara. Masih hangat dibenak kita peristiwa di Gaza, jutaan muslim Palestina dizalimi, ditindas, anak-anak tak berdosa dibantai, para wanita diperkosa dan dilecehkan oleh kaum zionis Yahudi. Di Afrika Tengah, banyak umat muslim yang mati kelaparan dan dipaksa menanggalkan keimanan mereka antara memilih mati atau masuk agama kristen. Di Suriah, perpecahan umat Islam ditandai dengan perang saudara antara Sunni dengan Syiah. Di Irak, penghancuran rakyatnya terus berlanjut demi menegakkan Negara Khilafah yang dimotori ISIS. Di Yaman, pembantaian yang masih menyelimuti rakyatnya. Di Libya, pemberontakan masih terus berlanjut. Dan hari Ini di Myanmar saudara kita muslim Rohingya ditindas, rumah-rumah dibakar oleh kaum Buddhis yang di provokatori oleh biksu Ashin Wiranthu yang merupakan dalang dari perisitiwa ini. Seolah-olah hak kemanusian sudah tidak digubris lagi, nyawa sudah tidak ada artinya.

Tentunya ini semua tidak terlepas dari pengaruh musuh-musuh Allah SWT. yang ingin menghancurkan umat Islam, mereka menyadari tidak akan mampu menghancurkan Islam jika dengan perang maupun fisik, sehingga alternatif lain dengan cara mengadu domba sesama muslim, merusak generasi Islam melalui kemajuan tekhnologi, menyajikan berbagai aplikasi yang merusak moral bangsa, mengubah cara berfikir yang liberal, individual. Betapa banyak orang ketika disinggung mengenai penderitaan umat Islam saat ini mereka berkata “Itu adalah urusan politik, urusan negara mereka sendiri, kita tidak perlu mencampuri urusan mereka.” Padahal umat Islam itu satu tubuh, jika saudaranya sakit ia juga merasakannya, jika saudaranya ditindas ia juga merasakan penderitaannya.
Kasus-kasus yang terjadi saat ini menyadarkan kita betapa pentingnya solidaritas dan kesatuan Islam.

Keadaan umat Islam saat-saat ini persis seperti gambaran Rasulullah SAW dimasa yang akan datang, sebagaimana dalam sabdanya yang telah dipaparkan diatas. Seperti inilah umat Islam diakhir zaman, zaman yang sedang kita hadapi! zaman dimana umat Islam jadi rebutan, rampasan oleh musuh-musuh.
Saya tidak mengajak pembaca untuk mengangkat senjata dan pergi memerangi musuh-musuh Allah. Jangankan berjihad kebanyakan diantara kita bahkan tidak mau tahu dan tidak ingin tahu dengan masalah umat Islam saat ini. Saya hanya mengajak para pembaca untuk merenungkan bagaimana umat Islam di luar sana, bahkan untuk Salat saja mereka terganggu, untuk itu jika kita tidak bisa berkorban dengan jiwa, raga dan harta kita, marilah kita luangkan waktu kita untuk mendoakan saudara kita yang sedang menjerit kesakitan, ketertindasan, kelaparan, kepedihan yang mendalam yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, kepada mereka. Aamiin..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar